Memperingati Hari Bumi 22 April 2009
“Air Jatiluhur selalu kotor dan berbau, bisa menjadi Jernih
Dan murni dengan metoda teknologi terkini atau metoda lama ?”
Hari
bumi yang kita peringati setiap tahun, pada tanggal 22 April 2009 menjadi awal
yang baik untuk memperhatikan kualitas air Bendungan Jatiluhur. yang merupakan
aliran sungai Citarum yang mengalir di Hulu daerah
Kualitas air di Bendungan Jatiluhur yang mudah kita amati adalah : dari warna air dan baunya. Karena hanya dengan menggunakan pengindraan langsung dari kita untuk mengetahui kualitas air di bendungan tersebut.
Jika
kita menemukan air berwarna hitam di aliran keluar bendungan Jatiluhur. artinya
kita bisa berpendapat kandungan bahan organik di dalam air tersebut cukup
tinggi. Darimana bahan organik tersebut? Bisa kita teliti lebih lanjut : apakah
dari pakan Jaring terapung? Atau limbah cair yang setiap hari di gelontorkan masuk
ke dalam sungai Citarum. Mengalir mulai dari bagian
Kemudian warna air sungai Citarum berwarna hitam : kita dapat menduga akumulasi bahan bahan limbah yang sudah larut pada air Sungai Citarum.
Bagaimanakan sistem penjernihan air yang dapat kita lakukan :
Metoda
Penjernihan Air Lama
Metoda penjernihan dengan menggunakan tumpukan kerikil, pasir, ijuk, dan bahan kimia penjernih. Adalah metoda lama yang dapat digunakan untuk penjernihan air. Selain murah, bahan mudah didapat. Dan penggunaan yang tepat dapat menjernihkan air dan mengurangi bau.
Metoda
Penjernihan Air Terkini/Modern
Metoda penjernihan ini menggunakan teknologi mekanikal dan elektrikal suatu sistem penjernihan. Dan penggunaan bahan kimia yang lengkap untuk menjernihkan air. Metoda ini memerlukan biaya tinggi untuk pengadaan kolam - kolam air penjernih, sistem pompa, sistem filtrasi, dan pemberian bahan kimia yang tepat yang semuanya diatur oleh suatu sistem pengontrol otomatis. Dan harus diawasi terus menerus untuk mencapai kualitas air yang ditentukan.
Ini
dapat dibuktikan di Negara Maju. Dengan menggunakan teknologi ini air mengalir
jernih, tidak berbau, dan banyak ikan hidup. Padahal air itu mengalir ditengah
Sampai saat ini Jnet terus memantau kualitas air Jatiluhur. dan bekerjasama dengan PJT2 untuk mempelajari kulitas air 5 tahun ke belakang. Dan laporan laporan lainnya pendukung penelaahan kualitas air di jatiluhur.
Sahabat Jnet : di hari bumi 22 April ini. Mari bergandengan tangan , membuka mata dan telinga. Karena lingkungan kita terdekat menjadi tanggung jawab kita juga bukan ?
Bumi hanya satu! Kita lestarikan bersama!
Heru pamungkas soil IPB